Sifat Keperiodikan Unsur

Selasa, 10 Mei 2011

1. Jari-jari atom
Jari-jari atom adalah jarak dari inti atom ke kulit terluar. Karena menurut Teori atom modern posisi elektron di sekitar inti atom merupakan kebolehjadian, maka para ahli merumuskan jari-jari atom sebagai setengah jarak antara dua inti atom sejenis.
 

Dalam satu periode, jari-jari atom semakin kecil dari kiri ke kanan. Hal ini dikarenakan muatan inti bertambah positif sementara elektron-elektron yang jumlahnya bertambah masih menempati kulit yang sama. Keadaan ini menyebabkan gaya tarik-menarik inti terhadap elektron  semakin kuat. Akibatnya jari-jari atom semakin kecil
Dalam satu golongan, jari-jari atom semakin besar dari atas ke bawah. Hal ini dikarenakan meski muatan inti bertambah positif, namun jumlah kulit semakin banyak. Keadaan ini menyebabkan gaya tarik menarik inti terhadap elektron semakin lemah. Akibatnya jari-jari atom semakin besar.

     
2. Energi Ionisasi
Energi ionisasi adalah energi yang dibutuhkan untuk memindahkan satu elektron terluar dari atom atau ion dalam fase gas.Energi ionisasi diperlukan untuk mengatasi gaya tarik-menarik oleh int atom yang bermuatan positif terhadap elektron terluarnya.

Keteraturan energi ionisasi dalam sistem periodik:
Dalam satu periode, energi ionisasi semakin besar dari kiri ke kanan. Hal ini dikarenakan muatan inti bertambah positif dan harga jari-jari atom berkurang, sehingga gaya tarik menarik inti terhadap elektron terluar semakin kuat. Akibatnya energi ionisasi semakin besar.
Dalam satu golongan, energi ionisasi semakin kecil dari atas ke bawah. Hal ini dikarenakan meski muatan inti bertambah positif, namun jari-jari atom bertambah besar. Keadaan ini menyebabkan gaya tarik menarik inti terhadap elektron terluar semakin lemah. Akibatnya energi ionisasi semakin kecil


3. Afinitas elektron
Afinitas elektron adalah energi yang terlibat jika suatu atom atau ion dalam fase gas menerima satu elektron membentuk ion negatif (atom bermuatan negatif).
 
 
Keteraturan afinitas elektron dalam sistem periodik:
Dalam satu periode, afinitas elektron cenderung semakin besar dari kiri ke kanan. Hal ini dikarenakan muatan inti bertambah positif dan jari-jari atom berkurang. Keadaan ini menyebabkan gaya tarik menarik inti terhadap elektron yang ditambahkan akan semakin kuat. Akibatnya afinitas elektron semakin besar.
Dalam satu golongan, afinitas elektron cenderung semakin kecil dari atas ke bawah. Hal ini dikarenakan meski muatan inti bertambah positif, namun jumlah elektron di kulit dalam semakin banyak. Keadaan ini menyebabkan gaya tarik menarik inti terhadap elektron yang ditambahkan semakin lemah. Akibatnya, afinitas elektron semakin kecil.
     

4. Keelektronegatifan
Keelektronegatifan (elektronegativitas) adalah suatu ukuran kemampuan atom untuk menarik elektron dalam suatu ikatan kimia.

Keteraturan keelektronegatifan dalam sistem periodik:
Dalam satu periode, keelektronegatifan semakin besar dari kiri ke kanan. Hal ini dikarenakan muatan inti bertambah positif dan harga jari-jari atom berkurang, sehingga gaya tarik menarik inti terhadap elektron terluar semakin kuat. Akibatnya kemampuan atom untuk menarik elektron semakin besar.
Dalam satu golongan, keelektronegatifan semakin kecil dari atas ke bawah. Hal ini dikarenakan meski muatan inti bertambah positif, namun jumlah elektron di kulit dalam semakin banyak. Akibatnya jari-jari atom bertambah besar dan kemampuan kemampuan inti untuk menarik elektron menjadi lemah.

 
sumber : e-dukasi.net

Pembaca Lain Juga Menyukai artikel di bawah ini :

0 comments:

Poskan Komentar

Saran dan Kritik sangat di butuhkan untuk meningkatkan kualitas blog ini di masa depan

cari artikel cepat

SPONSOR

komentar terbaru

Kirim Artikel ke email anda

Masukkan alamat Email Anda, dan dapatkan update terbaru dari blog duniaedukasi.net

Delivered by FeedBurner

bank soal

Mari Bertukar Link